Pengaruh Kesadaran Etika Kecerdasan Artifisial terhadap Niat Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab pada Mahasiswa Akuntansi UNM
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesadaran etika kecerdasan artifisial terhadap niat penggunaan AI yang bertanggung jawab pada mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan generative artificial intelligence dalam pembelajaran yang di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain menimbulkan persoalan etis terkait privasi, bias, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert 5 poin kepada mahasiswa Akuntansi UNM yang pernah menggunakan aplikasi AI dalam kegiatan belajar. Instrumen penelitian mengukur kesadaran etika AI dan niat penggunaan AI yang bertanggung jawab, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran etika kecerdasan artifisial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan AI yang bertanggung jawab. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kesadaran mahasiswa terhadap isu etis AI, semakin kuat kecenderungan mereka untuk menggunakan AI secara jujur, proporsional, dan sesuai integritas akademik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian etika AI dalam pendidikan akuntansi serta menjadi dasar bagi penguatan literasi AI dan kebijakan akademik yang lebih bertanggung jawab.







2.png)

